Thursday, 9 July 2015

Anugerah dalam Kota


Menyapa mewajibkanku  datang menghampirinya.
Tak ada rasa untuk mengacuhkan kearibaanya.

Dataran tinggi menjulang terlihat dari kota tempatku berdiam.
Ditambah dengan  kekokohanya sebagai gunung pemberi warna dalam  lukisan.
Lekukan indah menambah erotis bepadu air terjun di dalamnya.

Tak merasa lelah disaat kaki berpijak menyusuri pemukiman warga mengelilinginya.
Bersamaan gumam bersahaja, kami daki beriringan tanpa beban dan  nafsu semata.

Aliran sungai murni menemani tapakan kaki berpijak dengan seluruh kolega.
Tersirat makna kebersamaan dalam  mencapai sebuah  tujuan.

Manglayang  nama indah menawan di dataran Sumedang.
Ia jua pemberi nafkah bagi manusia dibawah  kakinya dengan perkebunan melimpah.
Semilir  udara sejuk beserta tanah subur diberikan  sang esa dalam  keberadaaanya.

Anugerah terbaik bagi pribumi untuk mencari pundi rupiah dalam kehidupan.
Melekatkan  makna tersirat dari gunung menjulang di sekitaran kota.

Tak ada rasa ingin merusak bagi pribumi sekitar berada.
Melainkan menjaga serta melestarikan  hijaunya dedaunan  di dalamnya.


Gunung  Manglayang (Sumedang)

Amanah Kearifan


Beban  pikul penuh  dua tas menempel pada badan,
tak berasa lelah hingga letih bersemayam,
tatkala kaki berpijak mendatangi dataran daerah  terkenal dengan  produk dodolnya.

Sikap pantang menyerah menemani perjalanan   panjang pergantian tahun.

Walau dalam  kesakitan gigi  bak kiamat  menghentikan  perjalanan, 
kaki terus berpijak melanjutkan  menikmati ke-Esaan  sang pencipta dalam  lukisan.

Menikmati sapaan  arif  nelayan  setempat serta bergotong  membakar tangkapan, 
membiarkan makna mendalam dari sebuah  nilai makhluk hidup sesama.

Anugerah  pantai elok nan  gemulai, menjadikan  pelengkap penglipur disaat pencari ikan pulang lelah dengan hasil.

Disambut sapaan seorang bocah menunggu dibibirnya dengan  harapan ,
Ditemani seorang istri yang membawa perbekalan  lainnya.

Hidup merupakan  makna mendalam  mengenai amanah  kearifan.


Pantai Santolo (Garut)